Senin, 19 November 2012

Hidup ini indah

Hidup ini indah bila kita tahu bagaimana cara untuk mengartikannya.
Tetapi bagi beberapa orang, hidup ini terasa sangat berat.

Kadar berkat yang diterima terkadang menjadi perbedaan. Orang lain sering mengartikan “berkat” sebagai kekayaan.

Berkat itu terdiri dari banyak hal, Keluarga, sahabat, ketenangan, damai sejahtera, kesehatan & masih banyak lagi.

Terkadang kita menginginkan hidup degan banyak harta.
Kita lupa bahwa keluarga & kesehatan merupakan berkat yang paling berharga di dalam hidup ini.
Tuhan mempunyai rencana sendiri untuk setiap pribadi kita.

Tuhan sedang membentuk kita melalui ujian-ujian. 

Ada tawa, kecewa, penyesalan sakit hati & hal-hal negatif yg menyerang kehidupan kita. Tapi bila kita mengandalkan Tuhan, bekerja & berusaha tanpa putus asa, maka berkat-berkat itu akan mengalir dengan berlimpah.

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan tekun & sabar, akan menghasilkan hidup yang indah.

Hidup itu indah asalkan kita tahu benar bgm hidup secara benar dan  menghargai hidup kita dan sesama kita.
Keluarga, org tua, anak2, sanak saudara, sahabat. pekerjaan, tpt tinggal, dll. semuanya indah, asalkan kita memandangnya dgn benar dan menghargainya.


Kerap kita kehilangan byk hari indah, kesempatan indah, krn kita tak mampu melihat keindahan yg ada, akibat keinginan kita terlalu tinggi, harapan terlalu besar, ambisi terlalu melangit atau sakit hati yg terlalu dimutlakkan serta keinginan yg tak teratur.


Padahal kita sdh bisa byk bersyukur atas hal sederhana dlm diri kita dalam sesama, keluarga, sahabat kita. Semua pasti ada kekurangan, tapi tak usah dilebih2kan. Kebaikan mereka pasti lebih byk dari keterbatasan mrk. Terimalah mrk apa adanya dlm kelebihan dan keterbatasan.


Berkat Tuhan tersedia bagi kita atas cara sekecil apapun. Berdayakan berkat itu, nikmati hari2 yg diiberi Tuhan pd kita. Lihatlah dan petiklah hal2 yg indah dlm setiap peristiwa. Dan hindarilah sikap yg hanya melihat kesalahan dan kesulitan. 


Selamat pagi..Tuhan memberkati semua.... 

Minggu, 18 November 2012

Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan...

Ada seorang tua yg sangat beruntung.
Dia menemukan sebutir mutiara yg besar & sangat indah, namun kebahagiaannya segera berganti menjadi kekecewaan begitu dia mengetahui ada sebuah titik noda hitam kecil di atas mutiara tsb.

Hatinya terus bergumam, kalo lah tidak ada titik noda hitam, Mutiara ini akan menjadi yg tercantik & paling sempurna di dunia!!

Semakin dia pikirkan semakin kecewa hatinya.  Akhirnya, dia memutuskan untuk menghilangkan titik noda dgn menguliti lapisan permukaan mutiara.

Tetapi setelah dia menguliti lapisan pertama, noda tsb masih ada.
Dia pun segera menguliti lapisan kedua dgn keyakinan titik noda itu akan hilang.
Tapi kenyataannya noda tsb masih tetap ada. Lalu dgn tidak sabar, dia mengkuliti selapis demi selapis, sampai lapisan terakhir. Benar juga noda telah hilang, tapi mutiara tsb ikut hilang!!

Begitulah dgn kehidupan nyata,
kita selalu suka mempermasalahkan hal yang kecil, yang tidak penting sehingga akhirnya merusak nilai yg besar...

Persahabatan yg indah puluhan tahun  berubah menjadi permusuhan yg hebat hanya karena sepatah kata pedas yg tidak disengaja .....

Keluarga yg rukun dan harmonispun jadi hancur hanya karena perdebatan2 kecil  yang tak penting ...

Yang remeh kerap di permasalahkan..

Yang lbh penting dan berharga lupa dan terabaikan...
Seribu kebaikan sering tak berarti...
Tapi setitik kekurangan diingat seumur hidup.....

Mari belajar menerima kekurangan apapun yg ada dlm kehidupan kita...
Bukankah tak ada yang sempurna di dunia ini ..?
Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan...


Gbu all....

Sabtu, 17 November 2012

Heart of Joy

Dalam buku Heart of Joy, ibu Teresa memberikan 14 nasehat untuk menghayati kerendahan hati.
1. Berbicaralah sesedikit mungkin tentaang diri sendiri.
2. Uruslah sendiri persoalan-persoalan Pribadi.
3. Hindarilah rasa ingin tahu yang berlebihan.
4. Janganlah mencampuri urusan orang lain.
5. Terimalah pertentangan dengan gembira.
6. Jangan memusatkan perhatian kepada kesalahan orang lain.
7. Terimalah hinaan dan caci maki
8. Terimalah perasaan tak diperhatikan, dilupakan dan dipandang rendah.
9.Mengalah terhadap kehendak orang lain.
10. Terimalah celaan, walaupun Anda tidak layak menerimanya.
11. Bersikap sopan dan peka, sekalipun seorang memancing amarah Anda.
12. Janganlah mencoba agar dikagumi dan dicintai.
13. Bersikaplah mengalah dalam perbedaan pendapat, walaupun Anda benar.
14. Pilihlah selalu yang tersulit.

Inilah juga nasehat Yesus sendiri yang menghambakan diriNya, walau Ia Allah, walau surgalah asalNya, tetapi telah mengambil rupa manusia dan tinggal di tengah kita. Yesus juga mengundang kita untuk belajar daripadaNya, sebab Ia itu lembut dan rendah hati.



Gbu all...

Jumat, 16 November 2012

PERKATAAN YANG MENYENANGKAN


PERKATAAN YANG MENYENANGKAN

Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. (Amsal 16: 24)

Ada pepatah yang mengatakan: “Memang lidah tak bertulang.” Pepatah ini menerangkan bahwa seringkali manusia sangat mudah mengeluarkan perkataan tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Apalagi jika perkataan tersebut diucapkan ketika sedang ada masalah dan dalam keadaan emosi yang tidak terkendali.
Rasul Yakobus mengatakan orang yang tidak mengendalikan lidahnya dapat membuat dirinya berbuat dosa dengan mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah. Ia menggambarkan lidah manusia seperti kekang pada mulut kuda atau kemudi kapal, tetapi juga seperti api yang menghanguskan dan binatang yang buas, yang tak terkuasai dan penuh dengan racun yang mematikan. (Yak 3: 1-8)
Tabiat seseorang yang kasar dalam perkataannya seringkali dapat dilihat sejak ia masih kanak-kanak dan jika tidak diperbaiki, maka akan terus berlanjut sampai orang itu dewasa. Menurut pendapat para ahli kejiwaan, tabiat tersebut tercipta karena beberapa faktor, antara lain karena faktor lingkungan maupun faktor keturunan. Jika seorang anak memiliki ayah yang perkataannya kasar atau kotor, maka iapun akan meniru perilaku tersebut dan menganggapnya sebagai suatu hal yang wajar. Demikian juga jika ia dibesarkan dalam lingkungan yang perkataannya kasar dan kotor, maka hal itu akan menulari tabiatnya tanpa menyadari bahwa hal itu tidak baik.
Beberapa hal yang dapat dirubah dari perkataan seseorang antara lain dalam hal nada atau intonasi, pemilihan kata dan kalimat, cara penyampaiannya, maupun waktu ketika perkataan tersebut diucapkan kepada orang lain. Hal ini sebenarnya dapat dipelajari dan dibiasakan karena bukan merupakan suatu hal yang sukar untuk dilakukan.
Rasul Paulus menghimbau kepada jemaat di Efesus supaya mereka menggunakan perkataan yang baik untuk membangun supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia (Ef 4: 29). Bagaimanakah dengan perkataan yang saudara ucapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan pasangan hidup, komunitas dan jemaat Tuhan. Sudahkah saudara menggunakan perkataan yang baik dan menyenangkan agar mereka juga terbangun imannya? (PHM)

Doa: Taruhlah penunggu di mulutku Tuhan, agar aku mengucapkan perkataan yang menyenangkan hatiMu dan memberkati sesamaku. Amin.

Kamis, 15 November 2012

Agenda Baru


Agenda Baru

"Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun. Keluaran 12:2
SALAH satu yang menarik dalam Kekristenan adalah Paskah. Dalam Paskah yang paling pertama diubah Tuhan adalah Kalender. "Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulanbagimu;(Kel. 12:2) Karena selama 430 tahun Israel dijajah Mesir, Israel sudah lupa kebudayaan dan adat istiadatnya. Memerelukan Tuhan yang merubah kalender mereka.
DEMIKIAN juga bila seseorang menjadi orang Kristen, yang harus dirubah pertama kali adalah agenda mereka. Semua rencana harus diserahkan kepada Tuhan, dan hanya rencananya saja yang terjadi. Yesus memberei contoh di Getsemani ketika Ia 3x beruturut-turut berdoa hal yang sama, minta kalau bisa cawan itu disingkirkan, selalu Ia rubah agendanya, "tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."(Mat 26:39)

PADA tahun ini, apakah agenda saudara? Apakah kalender saudara? Apakah masih menggunakan kalender Mesir(dunia dan keakuan), atau kalender Tuhan? Apakah anda termasuk kutu lompat yang melompat kesana kemari menghindari agenda Tuhan dan acaranya Tuhan? Padahal Dia berkata, "Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu....."(Yesaya 55:8-9)

DULU ada nyanyian yang berbunyi: "Biar kehendak Tuhan, yang jadi tiap hari, tak ada sentosa sampai jadi kehendakNya. Srahkanlah dirimu dalam kehendakNya, dst." Yang menarik adalah tidak akan ada damai, bila kehendak Tuhan tidak terjadi, atau dengan lain kata bila agenda dan acara dan kemauan kita yang tidak taat kepada pimpinan Gembala didunia, bagaimana kita bisa tunduk kepada pimpinan dan agendaGembala Agung Yesus? Mustahil!

JADI serahkanlah dulu kalender lama kita, kehendak daging kita, mau menang sendiri kita, kesombongan kita, dan dengan rendah hati menerima agenda Tuhan, acaranya Tuhan. Ingat Petrus? "Waktu kamu muda kamu mengikat pinggangmu dan pergi kemana engkau mau(agendanya) tetapi bila kamu sudah tua kamu akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ketempat yang tidak kau kehendaki(agendaNya). Siapkah anda?(JEA)
Doa: Aku serahkan hidup lamaku Tuhan, ubahlah aku seturut kehendak-Mu. Amin.