Selasa, 03 September 2024

Be Your Self

Titus 2:7a

Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik.

Hidup adalah seperti sebuah koin. Anda dapat menggunakan hidup anda menurut cara apa pun yang anda inginkan; Tetapi, anda hanya dapat menggunakannya satu kali. Hidup adalah seperti uap yang sebentar kelihatan lalu lenyap.

Beberapa hari sebelum meninggal dunia, George Bernard Shaw diwawancarai oleh seorang reporter. Reporter itu bertanya, "Tuan Shaw, dalam hidupmu kau telah berjumpa dengan beberapa orang terkenal di dunia. Kau telah bersahabat dengan para raja, penulis kenamaan, seniman, dan guru. Seandainya kau dapat hidup kembali dan kau dapat memilih sosok seorang terkenal yang kau kenal atau sosok seorang pribadi dalam sejarah, siapakah yang akan kau pilih?"

George Bernard Shaw menjawab dengan mantap,"Aku akan memilih menjadi George Bernard Shaw dengan segala keinginanku yang belum tercapai."

Bagaimana sikapmu jika diberi kebebasan untuk menjadi tokoh terkenal? Seorang pengusaha besar, bintang film, olahragawan, atau politisi besar?

Jangan pernah berpikir untuk menjadi orang lain. Bertekadlah menjadi diri anda sendiri, dengan menggunakan secara maksimal semua potensi diri anda.

Gbu all...

Senin, 02 September 2024

Pemeriksaan Rohani

Mazmur 26:2

Ujilah aku, ya Tuhan, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.

Jika boleh memilih, kemungkinan besar anda akan merasa berat jika disarankan ke dokter untuk menjalani pemeriksaan fisik. Anda cenderung menganggap bahwa semuanya baik-baik saja dan tidak mau merepotkan dokter anda tentang itu. Namun, karena saran dokter, seringkali anda tidak punya pilihan lain. Anda harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara teratur.

Jika boleh memilih, kebanyakan dari kita juga takut dengan pemeriksaan kesehatan rohani. Lagi pula, jika memeriksa roh kita dengan sangat cermat, kita mungkin perlu mengubah satu atau dua kebiasaan. Kita mungkin membutuhkan semacam ‘pemotongan perilaku'.

Saya menyarankan agar kita mengatasi keengganan. Dengan tuntunan Allah, marilah kita menjalani pemeriksaan kesehatan rohani. Pakailah Amsal 4:20-27 sebagai daftar pemeriksaan.

1 Telinga: Apakah kita mendengar firman Allah dengan jelas dan memahaminya? Apakah kita menjalankan apa yang dikatakan di dalamnya?

2 Mata: Apakah kita senantiasa memperhatikan ajaran yang akan menuntun kita menuju kebenaran?

3 Hati: Apakah kita menjaga hati dari yang jahat?

4 Lidah: Apakah mulut kita jujur dan murni?

5 Kaki: Apakah kita sedang berjalan lurus menuju kebenaran Allah tanpa ragu?

Bagaimanakah hasil pemeriksaan rohani Anda? Apakah dari pemeriksaan itu Anda melihat ada bagian-bagian yang perlu dibenahi? Pemeriksaan rohani yang teratur akan membantu memulihkan vitalitas rohani Anda.

PEMERIKSAAN KESEHATAN ROHANI MERUPAKAN KUNCI MENUJU KESEHATAN ROHANI

1 Amsal 4:20 - Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
2 Amsal 4:21,25 - janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.
3 Amsal 4:23 - Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
4 Amsal 4:24 - Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.
5 Amsal 4:26 - Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.

Gbu all...

Minggu, 01 September 2024

Maukah Engkau Menjadi Anak-KU?

Yohanes 1:12-13

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Kita semua diperhadapkan dengan sebuah keputusan yang harus dibuat dalam hidup ini. Apakah kita menerima pemberian Putra Allah yang Tunggal itu atau menolak Dia? Ini adalah pilihan kita. Bapa tidak menginginkan satu orang pun yang menolak pemberian yang sangat berharga ini, namun Ia juga tidak akan pernah melanggar kehendak bebas kita untuk memilih. Ia menawarkan kepada setiap kita ekspresi yang tertinggi dari kasih-Nya yaitu melalui pemberian Putra-Nya yang tunggal, Yesus Kristus. Pemberian ini diberikan dengan cuma-cuma dan juga harus diterima dengan sukarela.

Kitalah yang harus membuat keputusan ini. Allah Bapa telah melakukan semua yang dapat Ia lakukan untuk menyingkirkan semua penghalang yang akan menghalangi kita untuk kembali pada-Nya. Yesus memastikan hal itu dengan cara menanggung atas diri-Nya sendiri seluruh beban dan hukuman dosa kita ketika Ia mati di kayu salib di Kalvari. Sekarang tidak ada lagi yang dapat menghalangi kita untuk menjadi anak Allah; kecuali satu hal yaitu pilihan kita sendiri.

Jadi, pastikan hari ini Saudara mengambil pilihan yang tepat, yakni menerima anugerah Bapa dengan percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan menerima Dia dalam hidup Saudara. Jika Saudara belum pernah berdoa untuk dapat dilahirkan ke dalam keluarga Allah yang luar biasa; doa berikut ini dapat menolong Saudara untuk mengekspresikan dengan kata-kata seruan hatimu untuk dikasihi dan diterima seutuhnya dan tanpa syarat oleh Allah Bapa & Putra-Nya Yesus Kristus.

Doa: Bapa, saya mau menjadi anak-Mu! Saya berterimakasih karena Engkau telah mengutus Putra-Mu Yesus untuk menggantikanku di kayu salib & menanggung dosaku, sehingga saya bisa pulang ke rumah kepada kasih-Mu. Aku percaya bahwa Yesus Kristus mati bagiku dan aku dengan sukacita menerima-Nya sebagai Tuhan & Juruselamatku. Terima kasih Yesus untuk ketaatan-Mu kepada kehendak Bapa-Mu, dengan cara mati di kayu salib bagiku. Aku berterima kasih karena Engkau telah menanggung dosaku. Aku berbalik dari cara hidupku sendiri & menerima kehidupan-Mu sebagai hidupku. Datanglah ke dalam hatiku Tuhan Yesus, hari ini. Amin.

Gbu all...

Sabtu, 31 Agustus 2024

Indahnya Kebersamaan

Yeremia 33:3

Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Ada seorang anak perempuan yang tinggal bersama ayahnya. Ibu dari anak perempuan ini telah meninggal. Keluarga ini adalah keluarga yang bahagia, di mana ayah dan anak perempuannya ini selalu bertukar cerita sebelum berangkat ke sekolah dan tempat kerja mereka masing-masing. Hal itu mereka lakukan terus setiap hari. Sepulangnya dari aktivitas mereka masing-masing, mereka pun sering bercerita di meja makan tentang apa yang mereka alami selama satu hari itu. Kebiasaan ini telah berlangsung cukup lama.

Tiba-tiba pada suatu hari, selesai makan malam, anak perempuan ini tidak bercerita kepada ayahnya dan langsung masuk ke dalam kamar. Ayahnya kaget dan berpikir mungkin anakku terlalu capek. Keesokan harinya hal yang sama terulang kembali sehingga ketika ayahnya mempunyai sebuah cerita, ia tidak dapat menyampaikan hal itu kepada anaknya. Dan hal itu pun berlangsung sebulan lamanya.

Akhirnya tiba pada hari ulang tahun sang ayah. Anak perempuan ini memberikan sebuah bungkusan kepada ayahnya dan berkata, "Ayah, sweater ini aku buatkan khusus untuk ayah. Selama satu bulan ini aku langsung masuk ke kamar untuk membuatkan sweater ini untuk ayah. Selamat ulang tahun ayah".

Sang ayah pun menangis dan menjawab dengan sedih, "Anakku, kenapa engkau melakukan ini semua. Justru yang ayah butuhkan adalah saat di mana ayah bisa berbagi cerita denganmu. Bukannya ayah berkata ini tidak penting, tetapi saat yang indah di mana kita bisa berbagi adalah saat yang paling indah".

Lalu anak perempuan itu berkata, "Maafkan aku ayah. Selama ini aku kira dengan semuanya ini aku dapat menyenangkan hati ayah".

Hubungan ayah dan anak perempuannya ini kembali pulih dan mereka dapat kembali berbagi cerita di meja makan.

Seringkali kita terlalu sibuk dengan aktivitas kita sehingga kita sering melupakan untuk melakukan saat teduh dan berdiam diri sejenak di hadapan Tuhan, juga mendengarkan apa yang ingin Tuhan katakan dalam hidup kita.

Gbu all...

Jumat, 30 Agustus 2024

DIA Mengenal Aku

2 Timotius 2:19

Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan."

Guillemot adalah sejenis burung laut kecil yang terdapat di bagian Utara Samudera Atlantik dan Pasifik. Burung ini hidup berkelompok sampai ribuan ekor di satu wilayah yang tidak begitu luas.

Karena kondisi yang berdesakan, ratusan burung betina meletakkan telor-telor mereka yang bulat berdampingan, berjajar sepanjang pinggiran tebing yang sempit. Semua bentuk telor itu sama, karena itu sangatlah mengherankan bahwa induk burung itu dapat mengenali telor-telor miliknya. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa burung betina itu sangat mengenal telornya, bahkan sekalipun dipindahkan, burung itu akan menemukannya dan mengembalikannya ke tempat semula. Burung betina itu tidak pernah kebingungan.

Alkitab memberitahu kita bahwa Bapa surgawi betul-betul memahami setiap anak-anak-Nya. Dia tahu setiap pikiran dan emosi, dan memaklumi setiap jalan mereka (Mazmur 139:3). Dari pagi hingga malam Dia memberi perhatian khusus terhadap setiap keadaan anak-anak-Nya. Karena sangat terpesona dengan kenyataan yang agung ini, pemazmur berseru, "terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya" (Mazmur 139:6).

Kesadaran bahwa Allah tahu tentang kita tidak hanya mendorong kita untuk memuji dan menyembah Dia, tetapi juga memberi penghiburan yang meluap dalam hati. Bukankah sangat luar biasa bila kita sangat dicintai dan sangat dikenal oleh Tuhan!

Bersama Tuhan, tidak seorangpun akan terhilang dalam pengamatan-Nya.

Gbu all...