Kamis, 31 Oktober 2019

Citra Diri Plus

2 Korintus 3:18
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Tyra Banks, seorang model internasional dan juri pada acara America's Next Top Model pernah bercerita, "Di sebuah bar, saya melihat seorang wanita dengan wajah tidak secantik wanita-wanita lain yang ada di situ, namun dia satu-satunya wanita yang paling banyak dihampiri dan dikagumi pria-pria yang datang. Saya lalu mencari tahu kenapa dia bisa seperti itu. Dan wanita itu menjelaskan pada saya bahwa dia berpikir dirinya wanita yang paling menarik serta tercantik di bar itu."

Orang yang berpikir dirinya buruk, lepas dari kualifikasi yang sebenarnya akan menjadikan dirinya buruk. Karena cara kita berpikir menentukan bagaimana kita bertindak. Nilai yang diberikan dunia atas diri kita ditentukan oleh harga yang kita berikan pada diri kita sendiri.

Penampilan sama pentingnya dengan pikiran. Self-confidence comes naturally when your inner life and your outer life are in harmony. Bagaimana kita tampak dari luar akan mempengaruhi cara kita berpikir dan merasa di dalam. Tampillah dengan penampilan yang terbaik dan kita pun akan berpikir dan bertindak dengan cara yang terbaik. Tapi ingatlah bahwa dasar citra diri yang baik bukanlah menanggapi setiap kata-kata negatif dari orang lain maupun diri sendiri, melainkan mendengarkan apa kata Tuhan mengenai siapa kita sesungguhnya, yang diciptakan serupa gambaran-Nya.

Mulailah berpikir tentang siapa Anda, seperti bagaimana Tuhan berpikir tentang Anda!
 
Gbu all...

Rabu, 30 Oktober 2019

Bukan Superman

1 Korintus 13:3
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Banyak orang kadang kagum akan kemampuan atau ketrampilan yang dimiliki seorang rekan kerja yang serba bisa. Mengerjakan sistem, managing produksi, ketrampilan berbahasa asing dan melobi, dikuasai dengan sangat baik. Hampir tiap pekerjaan yang ada di tempat kerja dapat ia kerjakan. Sepertinya ia tidak membutuhkan orang lain. Hasil pekerjaannya sering dibilang orang almost perfect. Tapi suatu ketika beban pekerjaannya menumpuk, ia kelelahan, rekan kerja juga enggan membantu karena biasanya ia lebih suka bekerja sendiri. Akhirnya alur pekerjaan terhambat di bagiannya, antri untuk dikerjakan. Ketrampilannya bagai superman yang segala bisa kali itu menciut dan tidak lagi mengundang kagum.

Memiliki berbagai kemampuan itu pasti berkat Tuhan, namun IA memberikannya bukan supaya kita menjadi seorang superman, tapi untuk saling bekerja sama. Bukan juga untuk saling mengunggulkan diri atau merendahkan orang lain, tapi untuk menggunakannya dalam kasih. Seorang yang memiliki keyakinan diri tidak akan takut untuk mengajari orang lain atau merasa tersaingi. Dengan membangun rekan kerja yang lain, kita sedang membagi diri dan berbagi kasih bahkan mengasah karakter kita. Selain itu, kita akan memiliki bantuan saat diperlukan dan pekerjaan menjadi lebih ringan.

Jadikanlah kemampuan dan ketrampilan kita sebagai sarana untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Apakah kemampuan yang Anda miliki dapat terealisasi, jika hanya menyimpannya untuk diri Anda sendiri?
Gbu all....

Selasa, 29 Oktober 2019

Control Your Anger

Amsal 29:11
Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya.

Apakah Anda pernah berada dalam suasana yang mengarah pada pertengkaran dengan rekan, pasangan atau siapa pun? Anda bicara cukup keras, dia juga begitu dan suasana semakin memanas. Kata-kata yang tidak mengenakkan diluncurkan kepada satu sama lain, dan tiba-tiba suara telepon berbunyi. Sesungguhnya Anda sedang benar-benar marah saat itu, tapi tiba-tiba Anda menjawab telepon dengan suara normal, "Halo?" Saat itu Anda memilih untuk mengontrol amarah. Mengapa? Karena Anda pikir itu saat yang tepat untuk tidak menunjukkan amarah.

Apa maksud ilustrasi di atas? Kita memiliki banyak kontrol atas kemarahan daripada yang kita pikir dapat dilakukan. Itulah sebabnya Alkitab mengatakan kita dapat mencari cara untuk mengontrolnya. Alkitab mengatakan, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." Artinya, kita dapat mengontrol amarah dengan pertolongan Allah. Jadi kita bisa berhenti mencari alasan dan mulai menerima tanggung jawab atas reaksi Anda sendiri. Amsal 29:11, "Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya." Daripada melampiaskannya, kita diminta untuk meredakannya. Hal ini menunjuk kepada kemauan, sesuatu yang kita pilih untuk dilakukan. Jika masih tidak mengerti, pahami ini: Menjadi marah adalah sebuah pilihan, seperti setiap emosi lainnya.

Anda dapat mengontrol amarah dengan pertolongan Allah, jangan hanya mengandalkan kekuatan Anda.

Gbu all...

Senin, 28 Oktober 2019

Work For Love

Kolose 3:23
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Ketika berada di Amerika beberapa tahun yang lalu, saya melihat seorang pria berdiri di tepi jalan sambil menanti respon dari orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya. Pada leher orang tersebut tergantung seutas tali dengan selembar karton besar bertuliskan "Will Work For Money". Waktu terus berlalu dan ia tetap setia berdiri menunggu untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.

Pemandangan di atas mengingatkan saya akan perjalanan cinta Yakub dalam memperoleh Rahel, kekasih hatinya. Yakub rela menanti dan bekerja keras selama 14 tahun untuk mendapatkan Rahel. Cintanya kepada Rahel telah menjadi sebuah kekuatan dalam melakukan pekerjaannya sehari-hari.

Yakub dapat memilih untuk marah dan malas bekerja karena ia tidak memperoleh apa yang menjadi upahnya. Namun demikian, ternyata cinta menjadi sebuah daya dorong yang luar biasa bagi Yakub dalam berkarya dan memperoleh pujaannya. Waktu kerja tidak terasa karena hari-hari kerjanya dipenuhinya dengan cinta.

Saya percaya ketika hati kita dipenuhi dengan kasih akan Tuhan, pekerjaan kita akan menjadi yang paling produktif. Sebagaimana Yesus bekerja sekuat tenaga karena kasih-Nya kepada kita, mari kita mulai hari ini untuk bekerja dengan kekuatan kasih-Nya.

Jadikan kasih Tuhan untuk memotivasi diri Anda dalam melakukan setiap pekerjaan yang Anda miliki.
 
Gbu all...

Minggu, 27 Oktober 2019

MASALAHNYA ADALAH DOSA

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan (1 Yohanes 1:9)

Seberapa besar kemampuan manusia dalam menyelesaikan masalah? Manusia memang memiliki kepintaran, sehingga sanggup menyelesaikan banyak permasalahan yang ada di dunia. Buktinya adalah kemajuan teknologi. Teknologi muncul karena ada masalah yang dihadapi manusia. Namun, jika kita bertanya seberapa besar kemampuan manusia dalam menyelesaikan dosa, jawabannya adalah tidak ada. Hanya Tuhan yang sanggup menyelesaikan dosa manusia.

Nehemia sangat menyadari hal tersebut ketika ia harus menyelesaikan permasalahan bangsanya. Nehemia tahu bahwa bangsanya bukan hanya emiliki masalah secara politis, melainkan dosalah yang menjadi akar persoalan dari kehidupan bangsanya tersebut. Oleh sebab itu, hal ertama yang dilakukannya adalah datang kepada Tuhan dan berdoa. Ia mengakui bahwa dirinya serta bangsanya telah berbuat dosa, mengakibatkan mereka dibuang ke Babel . Ia lalu memohon pengampunan dosa. Nehemia sadar bahwa yang sanggup memulihkan kondisi bangsanya adalah Allah sendiri. Ia memohon agar Tuhan mengampuni dan memulihkan Yerusalem.

Berbagai masalah dalam hidup kita tak jarang berakar pada dosa. Jangan hanya berfokus pada masalah itu sendiri, lihatlah lebih dalam kepada dosa yang menyebabkannya. Sebelum kita "membereskan" masalah kita, baiklah terlebih dahulu kita membereskan dosa kita di hadapan Tuhan. Bertobatlah, dan mintalah ampun kepada-Nya. Pemulihan relasi dengan Tuhan ini dapat menjadi dasar dan sumber kekuatan bagi kita untuk menghadapi masalah yang ada.

REKONSILIASI DENGAN TUHAN ADALAH DASAR HIDUP YANG KOKOH


Gbu all...