Selasa, 08 Februari 2022

Kesepian

Mazmur 62:6-9

Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah. Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 40; Kisah Para Rasul 12; Keluaran 29-30

Kesepian merupakan satu problem yang terbesar bagi orang yang tinggal di Amerika. Di negara yang amat maju ini, banyak orang berpacu dengan waktu dan kesibukannya sehingga tidak memiliki waktu untuk bergaul dengan sesamanya. Tetapi, problem kesepian tidak hanya terjadi di Amerika saja. Setiap orang pernah mengalami kesepian sekalipun berada di tengah keramaian atau di tengah pesta.

Kesepian tidak hanya ditentukan oleh keadaan di luar hati kita, tetapi terutama oleh keberadaan di dalam hati kita. Hati yang kosong dan tidak memiliki arti hidup akan merasa sepi dan merana. Kitab Amsal berkata supaya kita menjaga hati kita dengan waspada sebab dari situlah terpancar kehidupan. Bagaimana kita dapat mengatasi kesepian?

Kita perlu memiliki hubungan dengan Tuhan sehingga hati kita diisi oleh kasih, damai sejahtera, dan kuasa-Nya. Hanya Tuhan yang dapat memuaskan hati nurani kita. Di samping itu, kita juga perlu memiliki hubungan dengan sesama kita - belajar untuk hidup aktif dalam komunitas yang baik seperti keluarga, persekutuan, gereja dan lain-lain. Hidup kita menjadi berarti dalam hubungan kita dengan orang lain. Orang yang hidup hanya untuk dirinya sendiri adalah orang yang paling malang dan kesepian. Sebaliknya, orang yang memberikan hidupnya untuk orang lain biasanya akan menemukan kebahagiaan dan kepuasan.

Berlarilah kepada Tuhan dan temukan bahwa Anda tidak sendiri!

Gbu all...

Senin, 07 Februari 2022

Good Idea Vs God's Idea

Yesaya 55:8-9

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 39; Kisah Para Rasul 11; Keluaran 27-28

Dalam kehidupan, tidak jarang kita dihadapkan dengan begitu banyak pilihan yang sangat menarik. Tawaran pekerjaan di tempat baru, melanjutkan pendidikan di luar negeri, kesempatan melayani, menemukan pasangan hidup yang sepadan dan masih banyak lagi lainnya. Setiap pilihan selalu mengandung resiko dan menuntut komitmen. Ketika kita dihadapkan dengan begitu banyak ide-ide yang baik, kita membutuhkan hikmat Tuhan agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan. Diperlukan prioritas yang tepat dalam menentukan pilihan.

Alkitab mengatakan bahwa seringkali rancangan Tuhan dan jalan Tuhan itu berbeda jauh dengan rancangan dan jalan kita. Dalam hal ini, kita perlu mengetahui dengan jelas apakah isi hati Tuhan bagi kita. Good's idea often is not God's idea. Seringkali ide-ide yang baik menjadi musuh dari ide-ide yang terbaik. Sebagai Bapa yang baik, Tuhan selalu merencanakan yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Pada hari ini, pilihlah dengan bijaksana untuk menjalankan ide-ide dari Tuhan dan bukan berdasarkan hikmat dan pemikiran manusia. Bapa sumber segala hikmat dan pengetahuan akan memberikan kita kreatifitas dan kemampuan untuk melangkah dan berkarya yang terbaik selama kita mengikuti jalan-jalan-Nya yang ajaib. God will make a way. Would you step in?

Segala yang terbaik berasal dari Tuhan, melangkahlah bersama-Nya.

Gbu all...

Minggu, 06 Februari 2022

Hope

Roma 4:18

Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 38; Kisah Para Rasul 10; Keluaran 25-26

Seorang ibu mengisahkan pengalaman hidup anaknya. "Waktu itu, anakku berusia lima tahun ketika ia mengalami luka bakar yang cukup parah di bagian tungkainya. Dokter mengatakan bahwa ia tidak akan bisa berjalan lagi seumur hidupnya. Anakku tahu tentang vonis dokter itu, tetapi ia tidak pernah menyerah pada apa yang mereka katakan.

Setiap hari aku menyaksikan bagaimana ia berusaha sekuat tenaga untuk belajar berjalan. Tekad dan harapan yang membara di hati anakku, membuat ia terus melatih kakinya meskipun ia harus menahan rasa sakit di setiap langkahnya. Beberapa waktu berlalu, ketekunannya tidak sia-sia. Ia sudah bisa berlari meski awalnya sangat lamban tetapi makin lama ia bisa berlari dengan cepat. ‘Sebelumnya aku sudah mengatakan bahwa aku pasti bisa berjalan lagi, bahkan akan akan berlari lebih cepat dari siapapun' katanya. Pada tahun 1936 ia meraih prestasi lari untuk jarak satu mil dalam waktu 4:06 dan untuk saat itu merupakan rekor dunia."

Tekad dan harapan adalah dua ‘sahabat' yang akan mendampingi kita mencapai sukses. Harapan akan membuat kita tersenyum, saat semua orang menangis. Harapan membuat kepala kita tetap tegak menatap jauh ke depan, saat begitu banyak tantangan yang menghadang. Harapan merupakan kekuatan yang diberikan Tuhan agar kita dapat terus berjuang. Harapan akan menunjukkan arah, ketika kita mulai kehilangan tujuan.

Hidup akan terasa lebih hidup jika kita masih menyimpan sejuta harapan dan tekad di hati. Banyak hal yang dapat kita raih dan wujudkan dengan sebuah harapan, karena itu jangan pernah kehilangan harapan dan tekad di dalam hidup Anda.

Tidak ada yang dapat dicapai sebelum Anda memulainya. Kesuksesan akan lebih cepat diperoleh saat Anda mengharapkannya.

Gbu all...

Sabtu, 05 Februari 2022

Masih Adakah Harapan?

Pengkhotbah 9:4

Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 36; Kisah Para Rasul 8; Keluaran 21-22

Menjalani hidup akhir-akhir ini memang butuh perjuangan ekstra. Tantangannya yang semakin berat memaksa kita berpikir keras serta memutar otak untuk menyiasatinya. Tidak sedikit yang sudah berguguran di tengah jalan dengan memilih ‘berani mati' daripada dengan kepala tegak berani menantang hidup ini.

Sekilas jika membaca tulisan Salomo dalam Pengkhotbah, segala sesuatu dalam hidup tidak ada gunanya. Jika tidak berhati-hati pernyataannya bisa disalah mengerti. Ia seakan sampai pada kesimpulan bahwa hidup itu sia-sia. Segala sesuatu yang ada di bawah matahari tidak ada gunanya. Nasib semua orang sama: berakhir di liang kubur. Sampai di sini orang bisa putus asa.

Tetapi ayat 4 dari pembacaan nats di atas menawarkan sebuah harapan. Orang yang hidup mempunyai harapan. Harapan seperti apakah yang ditawarkan? Jika menilik frasa ‘makanlah rotimu' dan ‘minumlah anggurmu' (Pengkhotbah 9:7), ternyata Tuhan mengaruniakan hidup yang bisa dinikmati. Hasil usaha yang kita kerjakan adalah karunia-Nya untuk dinikmati.

Meski demikian ada batas yang digariskan Allah agar hal menikmati hidup ini tidak meluncur ke jurang hedonisme (hidup untuk bersenang-senang). Itu sebabnya Tuhan membatasinya dengan sebuah tanggung jawab: mengerjakan segala yang dijumpai tangan kita dengan penuh tanggung jawab. Sekeras dan sesulit apapun hidup, harapan senantiasa muncul seperti fajar merekah.

Manusia tanpa pengharapan sama dengan orang yang hidup dalam kematian.

Gbu all...

Jumat, 04 Februari 2022

Hari Yang Baik

Mazmur 5:4

TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 35; Kisah Para Rasul 7; Keluaran 19-20

Hari ini adalah hari yang dijadikan Tuhan, karena itu marilah kita bersukacita di dalamnya. Setiap hari Tuhan memberikan berkat, kesempatan dan pengalaman baru. Bagaimana kita dapat menjadikan hari ini menjadi ‘baik'?

1. Mulailah hari ini bersama Tuhan. Bila kita mengawali hari ini dengan doa, maka hidup dan tindakan kita akan berbeda. Doa ini akan membuat kita berfokus pada hal-hal yang penting dan bernilai kekekalan. Kita menyerahkan hari ini ke dalam pimpinan Tuhan sehingga apa yang kita kerjakan hari ini akan mendatangkan kebaikan.

2. Rencanakan apa yang akan kita kerjakan hari ini. Pikirkan dengan spesifik apa yang akan kita lakukan hari ini. Pikiran dan sikap kita dalam menghadapi hari ini dengan pesimis dan perasaan segan, maka besar kemungkinan bahwa kita tidak akan ‘produktif' hari ini. Plan your work and your plan.

3. Hadapi hari ini dengan antusias. Kata antusias berasal dari kata "entheos" yang berarti di dalam Tuhan. Bila kita di dalam Tuhan atau bila hidup kita dipenuhi oleh kuasa dan kasih Tuhan, maka kita dapat menghadapi hari ini dengan optimis dan mantap.

Kecaplah kebaikan Tuhan dan bersukacitalah atas hari ini.

Gbu all...