Minggu, 05 Desember 2021

Semak Duri Kekuatiran

Matius 6:27

Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

Jawabannya: tidak ada. Kekuatiran tidak akan membawa kita kemana-mana, justru menghambat kita. Kekuatiran tampaknya bukan sesuatu yang aneh bagi kebanyakan orang. Ada saja yang membuat orang kuatir dalam hidup, mulai dari pekerjaan, finansial, keluarga, pasangan hidup, cuaca, sampai masa depan. Tapi, apakah kekuatiran adalah hal yang normal bagi orang percaya yang mengenal Allah?

Sebenarnya itu tidak normal. Mari kita renungkan sejenak, kalau seseorang kuatir dengan hidupnya, di manakah iman percayanya kepada Allah yang sanggup mengatur seluruh alam semesta? Lagipula, dalam perikop hari ini kita tahu bahwa Yesus dengan jelas menyebut orang-orang yang ada di sana pada waktu itu sebagai orang yang kurang percaya (ayat 30). Ia memperingatkan mereka, tapi sekaligus memberikan juga kunci jawaban agar mereka tidak lagi kuatir dengan hidupnya.

Lantas, apakah kunci untuk lepas dari kekuatiran? Mengenal Allah dan hidup seturut yang difirmankan-Nya. Klise? Tidak, karena ini memang kuncinya. Ketika kita mau belajar mengenal-Nya lewat Firman dan doa, iman percaya kitapun akan semakin bertumbuh. Jika kita hidup bersama Allah, memiliki fokus yang benar di hadapan-Nya, dan berjalan seturut perintah-Nya, maka sama sekali tidak ada alasan untuk kita kuatir. Dia pasti bertanggungjawab atas seluruh hidup saya dan Anda.

Hidup dekat dengan-Nya dan berjalan dalam Firman-Nya, membawa Anda lepas dari kekuatiran.

Gbu all..

Sabtu, 04 Desember 2021

Prioritas

Kejadian 26:25

Sesudah itu Ishak mendirikan mezbah di situ dan memanggil nama TUHAN. Ia memasang kemahnya di situ, lalu hamba-hambanya menggali sumur di situ.

Ishak merupakan salah satu contoh pengusaha yang sukses dan diberkati oleh Tuhan. Kehidupannya yang berhasil telah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Apakah yang menjadi kunci keberhasilannya? Ia tahu bagaimana menetapkan prioritas yang tepat.

Alkitab memberikan sebuah pola dari kehidupan Ishak yang berhasil. Berikut ini adalah prioritas yang dilakukan oleh Ishak:

1. Hubungan pribadi dengan TUHAN.

Ia mendirikan mezbah dan memanggil nama TUHAN. Hal pertama yang menjadi prioritas Ishak adalah hubungan pribadi dengan TUHAN. Inilah kunci utama keberhasilan Ishak.

2. Membangun rumah tangga dan keluarga.

Prioritas Ishak yang kedua adalah memasang kemah. Hal ini berbicara mengenai membangun rumah tangga dan memprioritaskan keluarga. Hubungan yang harmonis dengan orang tua, suami, istri maupun anak-anak menjadi hal yang didahulukan di atas karir.

3. Pekerjaan atau pelayanan.

Hal terakhir yang menjadi prioritas Ishak barulah menggali sumur. Pekerjaan atau pelayanan menjadi prioritas terkhir yang dilakukan Ishak.

Ishak membangun kehidupannya di atas dasar janji kebenaran firman Tuhan. Ishak sudah memberikan contoh sebuah pola kehidupan yang berhasil karena tahu menempatkan prioritas yang tepat. Apa prioritas Anda hari ini?

Menentukan prioritas hidup yang tepat akan membawa Anda kepada keberhasilan yang sesungguhnya.

Gbu all..

Jumat, 03 Desember 2021

Cuci Otak

Daniel 1:8

Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.

Seandainya Anda jadi tawanan bersama dengan Daniel pada waktu itu bukankah enak? Karena tawanan yang ini diperlakukan berbeda, disediakan makanan mewah dan minuman anggur yang biasa disantap oleh Raja. Mereka tidak perlu bekerja keras, hanya duduk makan enak. Tugas mereka hanyalah belajar, yang pastinya bukan pekerjaan sulit karena karena mereka adalah bangsawan, orang terpelajar. Selama tiga tahun mereka hidup enak seperti itu, gaya hidup mewah. Nebukadnezar bermaksud mencuci otak mereka dengan gaya hidup mewah ala Raja. Tujuannya supaya mereka mau mengabdi padanya dengan sukarela sebab sudah terbiasa dengan hidup enak. Hanya empat orang yang memutuskan untuk tetap hidup kudus, menolak semua gaya hidup mewah yang ditawarkan oleh Raja.

Kalau kita renungkan, bukankah sekarang dunia juga sedang berusaha untuk mencuci otak kita dengan gaya hidup mewah dan gampang? Kartu kredit, internet, teknologi komunikasi, makanan dan minuman instant, jadi sarjana dalam waktu satu tahun, semuanya memudahkan kita. Kalau kita tidak waspada, jangan-jangan kita juga terseret dengan gaya hidup dunia.

Tetaplah jaga hati dan karakter kita. Jadikan Roma 12:2 ‘Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna' sebagai pegangan hidup Anda.

Jagalah hati dan karakter Anda, agar segala yang baik yang dari Tuhan dapat menjadi pegangan hidup Anda.

Gbu all...

Kamis, 02 Desember 2021

Be The Light

Yesaya 60:1

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.

Ketika aliran listrik tiba-tiba padam ketika malam hari, apa yang kita lakukan? Pasti kita akan segera mencari lilin untuk penerangan darurat. Ketika lilin dinyalakan, kita akan segera melihat cahaya terang yang keluar dari lilin tersebut, dan kegelapan pun terusir. Keadaan dunia saat ini boleh dibilang semakin gelap, seperti gelapnya malam ketika aliran listrik padam. Dan yang dibutuhkan dunia adalah seberkas cahaya terang dari orang-orang yang mau menjadi seperti lilin tersebut.

Sebuah lilin dapat menerangi sekelilingnya dengan melelehkan dirinya, membakar dirinya sehingga ada nyala api yang memberikan terang. Demikian juga dengan hidup kita, saat kita berkomitmen menjadi terang bagi sekeliling kita, mungkin kita akan merasa sakit ‘terbakar' , merasa dikucilkan saat kita harus menjadi terang bagi orang lain, bagi rekan kerja kita, atau bagi siapapun.

Tetapi saat kita mau setia, kemuliaan Tuhan akan dinyatakan melalui kehidupan kita, dan kehidupan kita akan menjadi berkat bagi orang lain. Mari, bangkit dan menjadi terang!

Bangkitlah dan menjadi terang, maka kemuliaan Tuhan akan diyatakan!

Gbu all...

Rabu, 01 Desember 2021

Sikap Orang Sukses

Efesus 4:2

Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

Pernah melihat seseorang dengan sikap yang sangat berpengaruh? Saat mereka masuk ruangan, suasana berubah. Dengarkanlah orang-orang ini berbicara di telepon. Perhatikanlah keanggunan mereka saat berhadapan dengan orang-orang bermasalah. Amati cara mereka berdiri, duduk, dan sedikit membungkuk ke depan saat mereka mendengarkan Anda, sambil mengangguk setuju. Mereka duduk lebih tegak, dan senyuman mereka lebih tulus. Perhatikanlah, ada sesuatu yang berbeda dengan bahasa tubuh mereka.

Sikap kita dalah hasil pekerjaan Yesus Kristus dalam kehidupan kita, dari waktu ke waktu, dan kepatuhan kita pada petunjuk-Nya. Masa depan kita cerah jika sikap kita benar, dan sikap tersebut membuat masa sekarang lebih menyenangkan. Sikap bukan perasaan, bukan juga hasil dari suatu kejadian, baik atau buruk. Namun sikap kita adalah keputusan. Sikap baru tidak terbentuk dengan sendirinya, tapi harus dibangun. Buatlah keputusan hari ini untuk berubah jika Anda merasa belum memiliki sikap yang baik. Dunia membenci perubahan, tapi itu yang menyebabkan kemajuan.

Sikap yang baik menyebabkan Tuhan leluasa untuk melakukan kehendak-Nya, adalah permulaan dari prestasi yang luar biasa. Bentuklah sikap yang baik dan lihatlah pintu menuju ke tempat orang-orang sukses berada terbuka lebar di hadapan Anda.

Raihlah masa depan yang cerah dengan sikap hati yang benar, karena akan banyak pintu yang terbuka untuk Anda.

Gbu all...