Selasa, 13 April 2021

Pemikiran Yang Saleh

Roma 12:2

“Berubahlah oleh pembaharuan budimu”

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 103; Lukas 15; Yosua 17-18

Alkitab mengajarkan supaya pikiran kita ditundukkan kepada kendali Kristus. Alasannya? Karena tindakan kita ditentukan oleh pikiran kita. Jika Allah ingin mengubah hidup kita, maka Dia harus terlebih dahulu mengubah pikiran kita.

Pemikiran manusia tidak dapat ditinggal kosong. Ia dapat dipenuhi oleh yang baik maupun yang jahat. Ia dapat dipenuhi oleh Kristus ataupun kedagingan. Apa yang membedakannya? Itu tergantung pada kita, dan pada apa yang kita izinkan masuk ke dalamnya.

Sebenarnya, pikiran kita harus dialihkan dari yang jahat. Kita harus berhati-hati dengan jenis program televisi yang kita lihat, jenis buku yang kita baca, hal-hal yang mendiami pikiran kita. Namun, tidaklah cukup hanya menyingkirkan pikiran buruk dari pikiran kita. Lebih lagi, ia harus diisi dengan pikiran-pikiran yang baik – pikiran-pikiran yang dibentuk oleh Allah dan firman-Nya, oleh doa dan penyembahan, oleh persekutuan dengan orang Kristiani lainnya.

Segeralah beralih dari pikiran yang jahat hari ini dan minta Allah untuk memenuhi pikiran Anda dengan diri-Nya sendiri.

Pikiran yang diterangi oleh Firman Allah membawa Anda ke dalam kehidupan, tetapi pikiran yang berasal dari dunia membawa kepada kebinasaan.

Sumber: Hope for Each Day; Billy Graham; Penerbit Metanoia

Gbu all...

Senin, 12 April 2021

Kebiasaan Lama Yang Melekat

Galatia 5:16

“Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 102; Lukas 14; Yosua 15-16

Di Amerika Serikat pada musim dingin beberapa pohon ek tetap mempertahankan daunnya yang kering dan gemerisik, lama setelah pohon maple, pohon elm, dan pohon walnut menjadi kerangka tanpa daun. Bahkan angin musim dingin yang berhembus kuat dan hujan awal musim semi tidak dapat benar-benar-benar menelanjangi cabang-cabang pohon ek dari daun-daunnya yang sudah tua.

amun seiring dengan berjalannya musim semi, angin hangat berhembus dan hal ajaib mulai terjadi. Tunas-tunas kecil mulai muncul pada ujung ranting dan sisa-sisa daun kering dari musim sebelumnya gugur. Kehidupan baru menggantikan kehidupan lama.

Kadang-kadang kebiasaan-kebiasaan lama melekat begitu kuat dalam hidup kita, selekat daun-daun pohon ek itu. Bahkan “angin” kemalangan tidak dapat menghilangkan semua sisa kematian dari sifat manusiawi kita yang telah jatuh ke dalam dosa. Akan tetapi, Kristus yang tinggal di dalam hati kita sedang bekerja. Kehidupan-Nya di dalam diri kita terus menerus berusaha membuang kebiasaan-kebiasaan lama, memperbarui kita apabila kita mengaku dosa, menegakkan kita apabila terhuyung-huyung, dan menguatkan kita untuk melakukan kehendak-Nya.

Apabila setiap usaha untuk membuang kebiasaan lama yang berdosa mengalami kegagalan, ingatlah pohon ek yang gagah perkasa. Bersyukurlah kepada Allah untuk Roh-Nya yang tinggal di dalam diri Anda. Tetap katakan “ya” pada dorongan-Nya yang lemah lembut untuk menjadi baik hati, penuh kasih, berbelas kasihan, jujur, dan setia. Pada akhirnya “daun-daun tua yang mati” itu akan gugur.

Untuk menghentikan kebiasaan buruk mulailah kebiasaan baik, yaitu memercayai Allah.

Gbu all...

Minggu, 11 April 2021

Cermin Manusia

Amsal 27:19

“Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 101; Lukas 13; Yosua 13-14

Dahulu di sebuah desa kecil jauh, ada tempat yang dikenal sebagai rumah 1000 kaca. Anjing kecil yang bahagia mengetahui tempat ini dan memutuskan untuk mengunjungi. Ketika ia tiba, ia melompat gembira menaiki tangga ke pintu rumah. Ia melihat melalui pintu sambil telinganya mengangkat tinggi dan ekornya bergoyang-goyang.

Sangat mengejutkan, ia melihat ada 1000 anjing kecil lain sedang mengibaskan ekor sepertinya. Ia pun tersenyum dengan hebat, dan ajaibnya yang dilihatnya justru ada 1000 anjing yang tersenyum hangat dan ramah seperti dirinya. Saat ia meninggalkan gedung itu, ia berpikir, "Ini adalah tempat yang indah, aku akan kembali dan sering mengunjunginya."

Di desa yang sama, ada anjing kecil lain yang tidak begitu sesenang dengan yang pertama, namun memutuskan untuk mengunjungi rumah 1000 kaca. Dengan perlahan-lahan, anjing yang kedua ini pun menaiki tangga dan menunduk rendah sambil menatap pintu. Ketika ia melihat ke dalam ternyata ada 1000 anjing yang tampak tidak ramah menatap ke arahnya, ia menggeram pada mereka dan merasa ngeri melihat 1000 anjing kecil menggeram ke arahnya. Saat dia pergi meninggalkan gedung, ia berpikir, "Ini adalah tempat yang mengerikan, dan aku tidak akan pernah kembali ke sana lagi."

Seluruh manusia di dunia ini adalah cermin bagi diri Anda. Refleksi apa yang ingin Anda lihat dari orang-orang yang Anda temui? Orang-orang tersenyum kepada Anda atau justru Anda melihat wajah-wajah yang memperlihatkan bahwa mereka sedang mengalami banyak masalah dan beban?

Untuk memiliki wajah yang selalu memancarkan sukacita, Anda harus memiliki hati yang selalu bersukacita. Hati adalah sumber dari mimik wajah yang akan Anda perlihatkan kepada orang lain. Ketika Kristus tinggal di dalam hati Anda maka Anda akan dapat selalu bersukacita dalam segala situasi dan kondisi.

Orang yang di dalam hatinya ada Tuhan Yesus, wajahnya selalu berseri-seri.

Gbu all...

Sabtu, 10 April 2021

Dilayani oleh Allah

Markus 10:45

“Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 99; Lukas 11; Yosua 9-10

Yesus datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Seperti ayah menunggu anak yang hilang untuk datang ke rumah, Bapa menunggu kita untuk pulang, kembali ke dalam pelukan-Nya. Setelah menunggu dan menunggu, Tuhan sudah tidak bisa menunggu lagi. Kasih menggerakkan-Nya untuk mencari anak yang dicintai-Nya. Sebelum kita bisa kembali ke rumah, Dia datang kepada kita melalui AnakNya, Yesus. Dia memberikan segala sesuatu yang kita minta. Sebelum kita meminta sesuatu, Dia telah mati untuk kita, menawarkan kita hadiah - kehidupan yang abadi. Dia ingin kita hidup selamanya sehingga Dia bisa mengasihi kita selamanya !

Seperti anak yang hilang, kita berlari kepada Bapa, jatuh di bawah kaki-Nya, dan memohon untuk melayani-Nya. Namun, Dia selalu menolak. Dia mengangkat kita, menggenangi kita dengan air mata-Nya, memberikan kita pakaian dengan jubah putih kebenaran yang telah dicuci darah Yesus, menempatkan cincin kekuasaan dan otoritas di jari kita, dan mengantar kita ke pesta Raja.

Jangan berharap untuk duduk di bawah meja dan mengambil setiap remah yang mungkin jatuh. Tidak, dalam Kristus Anda duduk di sebelah kanan Bapa - kursi kehormatan. Dan untuk mengejutkan Anda, ketika Anda hendak mengisi cangkir-Nya dan melayani-Nya, tangan-Nya akan menghentikan Anda. Janganlah keheranan, tetapi lihatlah ke dalam mata-Nya karena Anda akan mengetahui kebenarannya. Dia mendudukan Anda di meja Raja untuk satu tujuan yakni untuk melayani Anda.

Anda sangatlah spesial bagi Allah dan karena itu Dia tak ingin kehilangan Anda.

Gbu All...

Jumat, 09 April 2021

Human Error

Mazmur 139:13

“Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 98; Lukas 10; Yosua 7-8

Seorang pria yang dikenal jenius dan teliti mendapat sebuah proyek jutaan dollar Amerika Serikat dari pemerintah. Dengan uang sebanyak itu, ia diminta untuk membuat robot yang bisa melakukan apa yang dilakukan manusia. Dibantu oleh lima orang asisten, ia pun memulai pekerjaannya.

Sehari berlalu, sebulan berlalu, setahun berlalu hingga tidak terasa hari dimana ia harus menunjukkan hasil pekerjaannya di depan para pejabat pun tiba. Dengan sangat percaya diri, ia memerkan hasil karya yang ia anggap sebagai master piece kepada para undangan yang datang saat itu. Ruangan tiba-tiba menjadi semarak ketika robot bernilai jutaan dollar tersebut tampil dan menyapa semua yang hadir disana.

Setelah selesai menyapa orang-orang yang hadir di ruangan, robot itu pun mulai beraksi. Dipandu instruksi dari penciptanya, benda terbuat dari besi itu pun melakukan berbagai atraksi seperti layaknya seorang manusia. Semua yang diinstruksikan, ia jalani begitu sempurna, tidak ada cacat sama sekali. Namun, saat hendak melakukan atraksi terakhir, robot ini diam kaku. Pria itu begitu kaget. Perintah telah diucapkannya berkali-kali, namun hasilnya tetaplah sama.

Suasana ruangan menjadi gaduh. Semua yang hadir disana disana bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Ketika pria itu mendekati sang robot dan memeriksanya, ia begitu terkejut karena ternyata ia melupakan satu bagian terkecil dari robot yang apabila itu tidak dipasang akan membawa dampak buruk bagi ciptaannya tersebut. Sadar akan kekeliruan yang dibuat, pria itu meminta maaf kepada para undangan yang hadir dan mengatakan bahwa itu semua terjadi akibat kesalahannya yang tidak memeriksa kembali sang robot sebelum dipertunjukkan.

Bersyukurlah kepada Allah karena Dia tidak sedikit pun melakukan kesalahan ketika menciptakan Anda. Setiap detail tubuh Anda dikerjakan oleh tangan-Nya dengan sungguh sangat sempurna. Tidak ada kesalahan di dalamnya. Manusia bisa melakukan error ketika membuat sesuatu, tetapi Dia tidak dan tak akan pernah melakukannya.

Tingkat kekeliruan Allah saat merancang kita adalah nol persen.

Gbu all...