Yohanes 12:26
Barangsiapa
melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun
pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati
Bapa.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 67; Markus 11; Bilangan 17-18
Salah
satu ciri khas seorang pelayan adalah selalu berada di dekat tuannya
atau di dekat orang yang dilayani. Jadi, pelayan tidak bisa semau dan
seenaknya sendiri menentukan di mana ia berada. Jika ia bertindak
semaunya sendiri, dapat dipastikan umur pelayanannya tidak akan tahan
lama.
Sebagai
Tuan, Yesus juga mengharapkan yang sama. Ia ingin setiap pelayan-Nya
selalu dekat dengan-Nya. Untuk apa? Supaya mereka tahu isi hati-Nya,
keinginan-Nya, dan peka terhadap hal-hal yang harus dikerjakan
untuk-Nya. Apa jadinya jika pelayan tidak berada di tempat tuannya
berada?
1.
Kemungkinan besar ia akan salah bertindak. Kelihatannya ia masih
melayani, tetapi pekerjaannya belum tentu berkenan di hati tuannya. Bisa
jadi kita pun demikian, pekerjaan kita hanya menyenangkan diri kita
sendiri, bukan menyenangkan hati Tuhan.
2.
Tidak membawa hasil. Contohnya Yunus. Sebagai pelayan Allah, Yunus
tidak bertindak sesuai dengan alamat yang telah ditetapkan Tuhan.
Akibatnya bukan berkat yang ia dapatkan melainkan bencana. Kita pun bisa
mengalaminya jika tidak bergerak sesuai kehendak Tuhan. Mengikuti
kehendak Tuhan memang tidak selalu menyenangkan karena tidak sesuai
dengan keinginan kita, tetapi seorang pelayan sejati akan tetap menuruti
keinginan Tuannya.
Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
Gbu all...
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Roma 12:11
Kamis, 05 Maret 2015
Rabu, 04 Maret 2015
Sembilan Orang Kaya
Amsal 11:4
Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 66; Markus 10; Bilangan 15-16
Tahun 1923, ada sebuah pertemuan penting di Hotel Edgewater Beach, Chicago. Pesertanya, sembilan orang paling sukses di dunia keuangan. Mereka adalah orang-orang yang menemukan rahasia cara gampang menumpuk uang.
Namun, mari kita lihat apa yang terjadi puluhan tahun kemudian: Charles Schwab, direktur perusahaan baja, meninggal dalam kebangkrutan. Lima tahun sebelum kematiannya, dia hidup dengan berhutang. Samuel Insuli, direktur perusahaan alat rumah tangga, mati sebagai buronan hukum dan hidup miskin di luar negeri. Howard Hopson, direktur perusahaan gas terbesar, menjadi gila. Arthur Cotton, pedagang tepung gandum, mati di luar negeri dalam keadaan pailit. Richard Whitney, direktur bursa saham New York, menghabiskan waktu di penjara Sing-Sing yang terkenal itu. Albert Fall, anggota kabinet Presiden akhirnya dibebaskan dari penjara supaya bisa meninggal di rumah. Jesse Livermore, "beruang" terbesar di Wall Street, mati bunuh diri. Ivan Krueger, pemegang monopoli, mati bunuh diri. Leon Fraser, direktur Bank International Settlements, mati bunuh diri (sumber: Billy Rose, Pitching Horse Shoes, 1948).
Sembilan orang ini tahu cara mengumpulkan uang, tetapi tidak tahu bagaimana harus hidup. Banyak orang mencari kebahagiaan dalam uang, harta, pernikahan, karir, dsb.
Kita sering menyembah "pemberian" itu, bukannya menyembah Sang Pemberi. Jika Anda punya berkat berlebih, jangan melupakan orang-orang yang kekurangan. Percayalah, di sana Anda akan bertemu Tuhan (Baca: Mat. 25:34-40).
Akhirnya kita akan tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tak dapat membuat kita bahagia.
Gbu all...
Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 66; Markus 10; Bilangan 15-16
Tahun 1923, ada sebuah pertemuan penting di Hotel Edgewater Beach, Chicago. Pesertanya, sembilan orang paling sukses di dunia keuangan. Mereka adalah orang-orang yang menemukan rahasia cara gampang menumpuk uang.
Namun, mari kita lihat apa yang terjadi puluhan tahun kemudian: Charles Schwab, direktur perusahaan baja, meninggal dalam kebangkrutan. Lima tahun sebelum kematiannya, dia hidup dengan berhutang. Samuel Insuli, direktur perusahaan alat rumah tangga, mati sebagai buronan hukum dan hidup miskin di luar negeri. Howard Hopson, direktur perusahaan gas terbesar, menjadi gila. Arthur Cotton, pedagang tepung gandum, mati di luar negeri dalam keadaan pailit. Richard Whitney, direktur bursa saham New York, menghabiskan waktu di penjara Sing-Sing yang terkenal itu. Albert Fall, anggota kabinet Presiden akhirnya dibebaskan dari penjara supaya bisa meninggal di rumah. Jesse Livermore, "beruang" terbesar di Wall Street, mati bunuh diri. Ivan Krueger, pemegang monopoli, mati bunuh diri. Leon Fraser, direktur Bank International Settlements, mati bunuh diri (sumber: Billy Rose, Pitching Horse Shoes, 1948).
Sembilan orang ini tahu cara mengumpulkan uang, tetapi tidak tahu bagaimana harus hidup. Banyak orang mencari kebahagiaan dalam uang, harta, pernikahan, karir, dsb.
Kita sering menyembah "pemberian" itu, bukannya menyembah Sang Pemberi. Jika Anda punya berkat berlebih, jangan melupakan orang-orang yang kekurangan. Percayalah, di sana Anda akan bertemu Tuhan (Baca: Mat. 25:34-40).
Akhirnya kita akan tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tak dapat membuat kita bahagia.
Gbu all...
Selasa, 03 Maret 2015
Saat Hati Bicara
Rut 2:11
Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 65; Markus 9; Bilangan 13-14
Perempuan penenun yang telah berusia lanjut itu dengan cekatan mengurai juntai benang yang harus diatur sementara tangan yang lain dan kedua kakinya menggerak-gerakkan pedal alat tenun. Apa yang dilakukannya bisa jadi hanya merupakan sisa-sisa warisan masa lalu.
Kain tenun yang dihasilkannya banyak diminati. "Mereka datang kemari, bahkan kadang mereka memesan kain yang belum jadi," katanya. Mengapa kain tenunnya begitu menarik? Mungkin unik dan eksotis bagi para pemakainya. Di samping itu, jika dilihat dari caranya menenun, jelas bahwa perempuan ini termasuk orang yang sangat tekun. Jika ada kesalahan, ia tak segan menghentikan tenunannya agar dapat membetulkannya.
Apa yang dilakukan perempuan tersebut merupakan gambaran bahwa segala sesuatu yang dikerjakan dengan sepenuh hati akan melahirkan karya yang mempesona. Jauh sebelumnya seorang komponis jenius, yakni Beethoven telah membuktikannya. Missa Solemnis, "Sesuatu yang bersumber dari hati akan mendapat tempat di hati pula."
Sebagai umat-Nya, kita pun dipanggil untuk berkarya dengan sungguh-sungguh. Karya yang lahir dari sebuah kerinduan dan tekad serta keprihatinan kita. Sudahkah kita memenuhi panggilan untuk bekerja dengan niat hati seperti itu?
Perjalanan seberapa pun jauhnya selalu diawali dengan langkah pertama.
Gbu all...
Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 65; Markus 9; Bilangan 13-14
Perempuan penenun yang telah berusia lanjut itu dengan cekatan mengurai juntai benang yang harus diatur sementara tangan yang lain dan kedua kakinya menggerak-gerakkan pedal alat tenun. Apa yang dilakukannya bisa jadi hanya merupakan sisa-sisa warisan masa lalu.
Kain tenun yang dihasilkannya banyak diminati. "Mereka datang kemari, bahkan kadang mereka memesan kain yang belum jadi," katanya. Mengapa kain tenunnya begitu menarik? Mungkin unik dan eksotis bagi para pemakainya. Di samping itu, jika dilihat dari caranya menenun, jelas bahwa perempuan ini termasuk orang yang sangat tekun. Jika ada kesalahan, ia tak segan menghentikan tenunannya agar dapat membetulkannya.
Apa yang dilakukan perempuan tersebut merupakan gambaran bahwa segala sesuatu yang dikerjakan dengan sepenuh hati akan melahirkan karya yang mempesona. Jauh sebelumnya seorang komponis jenius, yakni Beethoven telah membuktikannya. Missa Solemnis, "Sesuatu yang bersumber dari hati akan mendapat tempat di hati pula."
Sebagai umat-Nya, kita pun dipanggil untuk berkarya dengan sungguh-sungguh. Karya yang lahir dari sebuah kerinduan dan tekad serta keprihatinan kita. Sudahkah kita memenuhi panggilan untuk bekerja dengan niat hati seperti itu?
Perjalanan seberapa pun jauhnya selalu diawali dengan langkah pertama.
Gbu all...
Senin, 02 Maret 2015
Dilindungi oleh Kasih
Matius 5:44-45
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 64; Markus 8; Bilangan 11-12
Kasihilah musuhmu... siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu... Bagi kebanyakan orang, hal ini dianggap sebagai suatu kelemahan. Tetapi, kebenarannya ialah, itulah cara terampuh untuk mengalahkan musuh terkuat. Itulah cara Yesus menanganinya, dan cara-Nya tidak pernah gagal.
Ketika Yesus mengatakan untuk memberikan pipi lainnya untuk ditampar, Dia bermaksud agar Anda berdiri dalam kasih dan dalam iman untuk mempercayai bahwa kuasa perlindungan Tuhan yang mengiringi kasih itu akan menjaga Anda.
Kisah dari Nicky Cruz seperti yang ditulis dalam buku David Wilkerson, The Cross and the Switchblade adalah contoh terbaik mengenai hal itu. Nicky terkenal sebagai pemimpin geng paling kejam pada masanya. Namun ketika David Wikerson berdiri di hadapannya dan memberitahukannya tentang Yesus, Nicky sama sekali tidak sanggup melukainya. Nicky mencoba menusukkan pisaunya kepada David beberapa kali. Tetapi setiap kali dia melakukannya, David hanya berkata, "Nicky, engkau dapat memotongku sampai seribu irisan dan setiap irisan tetap akan berkata, aku mengasihimu dan Tuhan mengasihimu." Karena kasih, Nicky tidak dapat menghujamkan pisaunya kepada David. Satu kuasa adikodrati selalu mencegahnya.
Mungkin Anda berkata, "Tetapi saya tidak memiliki kasih semacam itu!" Tahukah Anda bahwa Anda telah memiliki kasih itu? Roma 5:5 memberitahukan kita bahwa kasih Tuhan dicurahkan sepenuhnya di hati Anda oleh Roh Kudus.Yang harus Anda lakukan hanyalah mengambil keputusan untuk digerakkan oleh kasih itu dan bukannya oleh perasaan manusiawi Anda sendiri.
Kasih tidak pernah gagal! Anda tidak perlu lagi takut akan kegagalan. Bahkan sebenarnya, Anda tidak perlu takut apa pun. Jika Anda sedang berjalan dalam kasih Allah, maka Anda sedang menghayati jenis kehidupan yang paling berkuasa di dunia!
Hasrat kita untuk terlihat kuat sering kali menghalangi kasih itu dinyatakan melalui hidup Anda.
Gbu all...
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 64; Markus 8; Bilangan 11-12
Kasihilah musuhmu... siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu... Bagi kebanyakan orang, hal ini dianggap sebagai suatu kelemahan. Tetapi, kebenarannya ialah, itulah cara terampuh untuk mengalahkan musuh terkuat. Itulah cara Yesus menanganinya, dan cara-Nya tidak pernah gagal.
Ketika Yesus mengatakan untuk memberikan pipi lainnya untuk ditampar, Dia bermaksud agar Anda berdiri dalam kasih dan dalam iman untuk mempercayai bahwa kuasa perlindungan Tuhan yang mengiringi kasih itu akan menjaga Anda.
Kisah dari Nicky Cruz seperti yang ditulis dalam buku David Wilkerson, The Cross and the Switchblade adalah contoh terbaik mengenai hal itu. Nicky terkenal sebagai pemimpin geng paling kejam pada masanya. Namun ketika David Wikerson berdiri di hadapannya dan memberitahukannya tentang Yesus, Nicky sama sekali tidak sanggup melukainya. Nicky mencoba menusukkan pisaunya kepada David beberapa kali. Tetapi setiap kali dia melakukannya, David hanya berkata, "Nicky, engkau dapat memotongku sampai seribu irisan dan setiap irisan tetap akan berkata, aku mengasihimu dan Tuhan mengasihimu." Karena kasih, Nicky tidak dapat menghujamkan pisaunya kepada David. Satu kuasa adikodrati selalu mencegahnya.
Mungkin Anda berkata, "Tetapi saya tidak memiliki kasih semacam itu!" Tahukah Anda bahwa Anda telah memiliki kasih itu? Roma 5:5 memberitahukan kita bahwa kasih Tuhan dicurahkan sepenuhnya di hati Anda oleh Roh Kudus.Yang harus Anda lakukan hanyalah mengambil keputusan untuk digerakkan oleh kasih itu dan bukannya oleh perasaan manusiawi Anda sendiri.
Kasih tidak pernah gagal! Anda tidak perlu lagi takut akan kegagalan. Bahkan sebenarnya, Anda tidak perlu takut apa pun. Jika Anda sedang berjalan dalam kasih Allah, maka Anda sedang menghayati jenis kehidupan yang paling berkuasa di dunia!
Hasrat kita untuk terlihat kuat sering kali menghalangi kasih itu dinyatakan melalui hidup Anda.
Gbu all...
Minggu, 01 Maret 2015
Ketika Kita Gagal
Roma 2:4b
Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 63; Markus 7; Bilangan 9-10

Dua adegan ini berlangsung pararel. Yang satu di atas gunung, yang lain di dalam lembah. Di atas gunung, Musa menerima hukum Taurat. Tuhan memberikan berbagai petunjuk kepadanya, termasuk penetapan Harun sebagai imam besar. Di dalam lembah, Harun memimpin bangsa Israel selama Musa naik ke gunung. Apa yang dia lakukan? Membuat patung lembu emas.
Peristiwa ini menggarisbawahi satu hal: Betapa lapangnya hati Allah! Ia Allah yang Mahatahu. Ia melihat apa yang dilakukan Harun di bawah sana. Namun, Ia tetap memberikan petunjuk kepada Musa mengenai peran Harun sebagai imam. Dan nantinya, Ia tidak membatalkan karunia dan panggilan-Nya atas Harun.
Pernahkan Anda membuat "patung lembu emas"? Dalam taraf yang berbeda-beda, kita semua pernah membangkang terhadap Tuhan - melakukan kesalahan atau mengalami kegagalan. Hal ini tak jarang membuat kita merasa tidak layak "dipakai" oleh Tuhan. Berkubang dalam lumpur rasa bersalah, Anda merasa menghadapi jalan buntu. Bila keadaan semacam ini membelit Anda, renungkanlah sikap Allah terhadap Harun. Apa pun kesalahan atau kegagalan Anda, selalu ada kesempatan baru bagi Anda. Kemurahan Allah jauh lebih besar daripada pelanggaran kita. Kuncinya, kita perlu menyadari bahwa kemurahan Allah bukanlah pintu belakang untuk menyelinap dan berkompromi dengan dosa, melainkan sebuah jalan menuju pertobatan. Maukan Anda menempuhnya?
Jika Anda mau belajar dari kegagalan, Anda belum benar-benar gagal.
Gbu all..
Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 63; Markus 7; Bilangan 9-10

Dua adegan ini berlangsung pararel. Yang satu di atas gunung, yang lain di dalam lembah. Di atas gunung, Musa menerima hukum Taurat. Tuhan memberikan berbagai petunjuk kepadanya, termasuk penetapan Harun sebagai imam besar. Di dalam lembah, Harun memimpin bangsa Israel selama Musa naik ke gunung. Apa yang dia lakukan? Membuat patung lembu emas.
Peristiwa ini menggarisbawahi satu hal: Betapa lapangnya hati Allah! Ia Allah yang Mahatahu. Ia melihat apa yang dilakukan Harun di bawah sana. Namun, Ia tetap memberikan petunjuk kepada Musa mengenai peran Harun sebagai imam. Dan nantinya, Ia tidak membatalkan karunia dan panggilan-Nya atas Harun.
Pernahkan Anda membuat "patung lembu emas"? Dalam taraf yang berbeda-beda, kita semua pernah membangkang terhadap Tuhan - melakukan kesalahan atau mengalami kegagalan. Hal ini tak jarang membuat kita merasa tidak layak "dipakai" oleh Tuhan. Berkubang dalam lumpur rasa bersalah, Anda merasa menghadapi jalan buntu. Bila keadaan semacam ini membelit Anda, renungkanlah sikap Allah terhadap Harun. Apa pun kesalahan atau kegagalan Anda, selalu ada kesempatan baru bagi Anda. Kemurahan Allah jauh lebih besar daripada pelanggaran kita. Kuncinya, kita perlu menyadari bahwa kemurahan Allah bukanlah pintu belakang untuk menyelinap dan berkompromi dengan dosa, melainkan sebuah jalan menuju pertobatan. Maukan Anda menempuhnya?
Jika Anda mau belajar dari kegagalan, Anda belum benar-benar gagal.
Gbu all..
Langganan:
Postingan (Atom)